Part 59

1022 Kata

"Maukah kamu menungguku?"tanya Albian berbisik. Adhiti tidak langsung menjawabnya, gadis tersebut hanya menatap nanar ke arah Albian. Pikirannya kacau, hati dan bibirnya tidak berpendapat sama. Akan tetapi dia tidak ingin menjadi penghalang untuk Albian. Dengan senyuman sedikit merekah gadis itu menjawab."Baiklah, aku akan menunggumu." Suara Adhiti terdengar menciut. Albian tidak melepaskan tatapan matanya sedikit pun dari Adhiti. "Aku akan berusaha menyelesaikan study ku di sana secepatnya. Aku tidak akan lama berada di sana,"bisik Albian meminta pengertian. Gadis itu menyambut Albian dengan senyuman." Aku mengerti Bian, aku tidak apa-apa. Tapi....,"katanya menganntung. "Tapi kenapa?" "Bolehkah sesekali aku mengunjungimu? Aku berjanji tidak akan mengganggu belajarmu. Lagipula Aust

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN