Part 34

1417 Kata

Hari ini, jadwal Adhiti konsul ke rumah sakit. Sekalian melakukan terapi untuk tangan kanannya. "Daddy, akan menemanimu," kata Theo membujuk Adhiti. Theo membujuk Adhiti agar bisa ikut ke rumah sakit menemaninya. Tapi, hati Adhiti tidak luluh begitu saja. Adhiti menolak tawaran dari daddy nya. "Dad," kata Adhiti dengan suara lembut. "Aku tahu daddy masih khawatir dengan keadaanku. Tapi, Adhiti mohon biarkan Adhiti melakukannya dengan mandiri. Jika daddy selalu bersikap seperti ini. Itu membuat hatiku sedih. Aku ingin sekali bersikap layaknya normal seperti sebelum aku buta. Daddy bersikap seperti ini, sama saja daddy mengasihaniku," jelas Adhiti panjang. "Tolong percaya kepada Adhiti. Lagipula ada pak Kardi di dekat Adhiti. Daddy pergi saja ke kantor membantu bang Revano. Tolong ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN