Resepsi pernikahan mereka juga tidak kalah meriahnya. Shania juara dalam mengatur semuanya sehingga tampak indah dan tanpa ada cacat sedikit pun. Baik Albian dan Adhiti tidak pernah berhenti tersenyum menyalami tamu yang datang. "Kamu lelah?" tanya Albian yang begitu khawatir keadaan Adhiti. Mr Theodore banyak dikenali oleh pengusaha, jadi tidak mungkin tamu akan datang sedikit. Albian selalu memperhatikan Adhiti, mengkhawatirkan keadaannya kalau istrinya itu lelah. Tapi gadis itu nampak semangat menyambut para undangan. Semakin malam para tamu mulai terlihat tidak seramai di siang hari. Pembawa acara memberi waktu untuk pengantin untuk berdansa dengan orang orang terdekatnya. Theo orang pertama yang diberi kesempatan oleh Albian untuk berdansa dengan Adhiti. "Daddy," kata Adhiti
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


