Antonia segera keluar dari rumahnya dan mendapati keadaan di pemukiman mereka begitu kacau dengan api yang menyala di mana-mana. Beberapa kali juga Antonia mendengar suara tembakan yang beruntun di tengah-tengah teriakan orang-orang di mana-mana. "Jangan terpisah dari mama, oke?" Antonia menoleh kepada kedua anaknya setelah menatap keadaan sekitar yang telah kacau karena serangan sekelompok orang. "Pegang tangan mama erat-erat." Setelah melihat anggukan kepala anaknya yang juga sama ketakutannya, Antonia pun segera menggiring mereka ke belakang rumah mereka. Ke sebuah gudang milik mereka untuk mengambil beberapa persediaannya yang telah lama tersimpan di sana. Antonia harus menyelamatkan mereka bertiga setidaknya. "Mama, kenapa kita malah kemari?" Jackson mempertanyakan keberadaan merek

