"Ada apa, huh? Apa yang terjadi? Apa kau terluka? Kau mencari siapa, sayang?" Mata Dylan melebar dan dia sudah bersiap untuk mengeluarkan segala pertanyaan yang sedang berada di dalam kepalanya sekarang. Melihat Antonia yang seperti ini tidak bisa membuat Dylan tidak ikut merasa cemas. Khawatir terhadap perempuan itu. "Divas, kau dengar aku bukan? Katakan sesuatu kepada ku? Kenapa kau begitu cemas, hm? Divas? Ada yang sakit? Mereka melukai mu?" Tubuh Antonia melemas, sesak di dadanya semakin terasa sehingga air mata yang sejak tadi di tahannya akhirnya keluar dengan begitu deras. Orang-orang yang memperhatikan hal tersebut bertanya-tanya mengenai apa yang telah terjadi kepada perempuan yang telah menyelamatkan mereka, sehingga mereka semua pun hanya bisa memperhatikan semua itu dengan keb

