episode 2

1159 Kata
Pagi pun tiba.. Matahari pagi kini sudah nampak tersenyum, menyinari bumi dan memberi harapan baru bagi seluruh penduduk bumi.. Seorang wanita muda terlihat menggeliatkan tubuhnya, merenggangkan otot ototnya yang terasa kaku. "Ugh"!! Pekik nya pelan. Sambil mengerjapkan matanya perlahan. "Perasaan aku baru tidur kenapa sudah pagi saja". Kata nya lirih sambil duduk dari tidurnya.. "Tunggu, bagaimana aku pulang, pakaian ku pun masih basah,ya tuhan". Kembali alexsa bergumam sambil meraih ponselnya yang ternyata mati sejak semalam. "Ck,pakai acara lowbet segala,lalu bagaimana aku meminta izin kepada pak Yohan". Kembali alexsa bergumam sesekali mengacak rambutnya frustasi. Tok.tok.tok. Disela sela kebingungan nya,pintu kamar hotel pun di ketuk dari luar,seketika alexsa pun merapikan jubah mandi yang sejak semalam menutupi tubuh polosnya ,dan melangkah menuju pintu dan membukanya. Ceklek . "Selamat pagi ,nona,maaf ini saya mengantar baju ganti untuk anda"!. Kata pelayan tersebut dengan sopan dan ramah.mata alexsa terbelalak seketika mendengarnya. "Ba-baju,tapi saya tidak memesan baju,mas"! Sahut alexsa masih dengan wajah bingungnya. "Ini pesanan tuan Kelvin untuk anda ,nona,mohon di terima,nona"! Kata pelayan tersebut dengan tangan yang masih menggantung di udara. "Te-terima kasih mas"! Jawab alexsa dengan senyum kikuknya sambil menerima totelbag tersebut. "Ehh,"!! Pekik alexsa namun pelayan hotel tersebut keburu pergi melangkah jauh dari depan kamarnya. "Siapa pak Kelvin" gumam nya sambil menggaruk kelapanya yang tidak gatal.alexsa pun kembali masuk kedalam kamar hotel tersebut dan langsung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkannya kan diri. 20 menit berlalu,jam menunjukan angka 8 pagi hari. "Ckck,telah aku"! Umpat alexsa sambil sedikit berlari meninggalkan kamar hotel tersebut." Untung ada pak Kelvin entah siapa yang memberiku baju. Tapi tunggu".seketika alexsa menghentikan langkahnya,dan mematung di tempat saat sadar jika bra dan celana dalam yang di pakainya sungguh sangat pas di tubuhnya. "Sumpah demi apapun,bagaimana orang itu tahu ukuran bra dan celana dalam ku,atau jangan jangan semalam aku sudah di menggerayangi nya.meskipun dia sudah memberikan kompensasi berupa baju dan dalamnya,tapi tetap saja disini aku yang ternodai bukan,aaaaaarg"" teriak alexsa tanpa suara. "Nona anda mau masuk apa tidak"! Tanya seorang laki laki yang kini sudah berada di dalam lif,alexsa pun tersentak dari lamunanya ,dan mengangguk cepat,segeralah alexsa melangkah kan kakinya masuk ke dalam lift yang akan membawanya kelantai bawah. Ting"!! Lif pun terbuka tepat di lantai dasar hotel tersebut ,alexsa kembali berjalan cepat untuk mencari taxsi yang akan membawanya kekantor tempatnya bekerja. Tanpa lama menunggu ,alexsa pun sudah masuk kedalam taxsi. "Ke kantor Dewantara company,pak"! Kata alexsa dari kursi penumpang. "Baik nona" jawab supir taxy tersebut,dan segera melajukan mobilnya menuju kantor tempat alexsa bekerja. "Ckck,persetan dengan laki laki semalam yang sudah menggerayangi ku,mudah mudahan laki laki itu amnesia dan tidak mengingatku"! Gumam alexsa di dalam hati disela sela perjalan nya menuju kantor tempatnya bekerja. 20 menit berlalu taxy yang di tumpangi alexsa pun berhenti tepat di kantor yang di tuju,alexsa segera keluar dan sedikit berlari memasuki kantor tersebut, setelah membayar nya," sial telah 20 menit''. Gumam nya. "Lexsaa"panggil Gita sambil berjalan cepat menghampiri alexsa yang baru saja duduk di meja kerjanya. Alexsa hanya menoleh sesaat lalu melanjutkan mengatur nafasnya yang sedikit ngos ngosan. "Lexsa,kamu kemana saja semalam,aku bingung mencari mu ". Kata Gita yang sudah duduk di samping meja kerja alexsa. "Ssst, jangan berisik dulu,pak Yohan dimana"! Tanya alexsa yang tak melihat atasan nya berada di ruangan tersebut . "Tenang pak Yohan sedang ada meeting dadakan,CEO perusahaan ini tiba tiba datang dan mengadakan meeting dadakan, seperti nya issue penggelapan dana perusahaan Mulai tercium oleh pemilik perusahaan ini". Jelas Gita. "Benarkah,lalu apa perusahaan di ambang kebangkrutan saat ini".tanya alexsa menimpali. "Aku harap tidak,soalnya mau kerja dimana lagi jika sampai perusahaan ini bangkrut". "Benar juga"! Kembali alexsa menimpali. "Tunggu,katakan semalam kau menghilang kemana"; tanya Gita lagi yang masih penasaran dengan cerita sang sahabat. "Hehee,aku pulang duluan semalam,tiba tiba kepalaku pusing". Jawab alexsa berbohong,tak ingin saja jika dirinya jadi bahan gosip jika sampai semua mendengar bahwa semalam alexsa sudah menginap di dalam kamar hotel entah dengan siapa. "Benarkah,lalu kenapa ponselmu tidak bisa di hubungi"!tanya Gita yang Masih belum puas dengan jawaban alexsa . "Lowbet". Sahut alexsa sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam tas nya yang masih mati. " Kamu kebiasaan sekali"! Kata Gita sambil beranjak dari duduknya dan mengambil charger untuk alexsa . "Hehee,thanks ya"! Sahut alexsa dan. Di angguk i oleh gita. **.Disisih lain tepatnya di ruang meeting.kelvin yang sengaja memimpin langsung jalannya rapat pagi itu. "Pak Iqbal,tolong jelaskan semua ini"! Kata Kelvin sambil meletakan sebuah berkas yang berisi laporan keuangan 2 bulan terakhir yang mengalami pengeluaran membengkak di luar keperluan kantor. "Sa-saya bisa jelasin ,tuan"! Jawab pak Iqbal dengan dana terbatas. Kelvin masih sabar menunggu penjelasan dari Iqbal salah satu manager keuangan di perusahaan tersebut. "Aku tidak ada waktu untuk menunggu,"! Pekik Kelvin lagi membuat wajah pak Iqbal pucat pasif. "Cepat kemari"! Teriak Kelvin,sekatika beberapa orang bertubuh kekar pun masuk kedalam ruang rapat tersebut. "Bawa dia kekantor polisi,dan sita seluruh aset milik nya untuk mengembalikan dana perusahaan yang sudah dia gelapkan"!.kata Kelvin kepada anak buahnya. "Baik boss"!! Jawab anak buah Kelvin. "Tuan ,tuan Kelvin saya bisa jelaskan ,tolong lepaskan saya"! Teriak pak Iqbal meronta ronta,namun sepertinya Kelvin memilih untuk pura pura tuli dan tidak mendengar teriakan pak Iqbal. "Pa Yohan"! Panggil Kelvin pada manajer marketing yang duduk tidak jauh dari tempatnya duduk. "Saya tuan";? Jawab pak Yohan dengan tegas. "Saya minta salah satu bawahan anda untuk di tarik ke kantor pusat,pilih yang kinerjanya bagus dan disiplin." Kata Kelvin dengan wajah tegasnya. "Baik tuan"! Jawab pak Yohan sambil berfikir siapa yang akan di pindah kerjakan seperti permintaan CEO di hadapanya ini. Tak berselang lama meeting pun akhirnya selesai,dengan langkah sedikit bingung pak Yohan kembali menuju ruanganya ,dimana 7 bawahnya sedang bekerja dengan serius. "Siapa kira kira yang pantas aku kirim ke pusat ". Gumanya sambil menatap satu persatu satu ke 7 karyawan yang bersangkutan di dalam satu ruangan dengannya itu. "Gita"!panggil pak Yohan. "Saya pak"! Jawab Gita sambil berdiri dari duduknya. "Ikut saya"; "Baik pak"! Jawab Gita segera bangkit dari duduknya dan berjalan mendekat dan mengikuti langkah pak Yohan. "Ada apa bapak mengajak saya kemari,pekerjaan saya masih banyak pak"! Tanya Gita yang saat ini sudah duduk di hadapan pak Yohan di sebuah kantin yang tersedia di kantor tersebut . "Tuan Kelvin meminta salah satu staf marketing untuk di pindah tugaskan ke kantor pusat,apa kamu siap saya kirim kesana"!? Tanya pak Yohan. "Apaa"!! Pekik Gita kaget setengah modar". "Pak jangan saya,bapak tahu kan jika ibu saya sakit sakitan,lalu kalau saya jauh ,dan jika ada apa apa terjadi dengan ibuku bagaimana pak"! Kata Gita lagi dengan tatapan memelas.gita pun akhinya menyebutkan satu persatu rekan kerjanya. "Wahyu, istrinya sedang hamil tua,, Rini anaknya masih bayi,Desi mabuk kendaraan,Eko seminggu lagi mau menikah,Ali anaknya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit, Alexa"! Ucapan Gita terhenti saat namanya menyebut nama Alexa. "Tidak,jika Alexa yang di kirim ke pusat lalu aku tidak punya sahabat di sini,hikz"! Gumam Gita yang mendadak di Landa dilema. "Kalau begitu Alexa saja,sepertinya dia sangat cocok dengan kriteria yang di minta tuan Kelvin,lagian Alexa kan di sini hanya ikut bibinya bukan"! Sahut pak Yohan seketika memberikan keputusan tersebut.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN