“Nenek!” Bella mendekap erat tangan Reynold. Kepalanya bersembunyi di punggung suaminya. “Nenek siapa?” tanya Reynold sangat heran. Lelaki itu menoleh ke arah Bella yang menutup wajah dengan kedua tangannya. “Kamu itu kenapa?” tanyanya lagi. “Itu ada Nenek di depan pintu.” Bella menunjuk Julie yang masih berdiri menatapnya dengan tajam. Reynold menoleh dan dia tidak melihat siapapun. “Mana ada? Itu cuma pintu, Bella!” Reynold membuka pintu itu seolah tidak ada apapun di depannya. Hanya saja bulu kuduk lelaki itu merinding saat dia membuka pintu itu. Bola mata Reynold bergera memeriksa sekeliling dan tidak ada siapapun. “Bella, tingkat halusinasimu sudah parah. Sebaiknya kamu pergi ke psikiater!” anjur Reynold yang melihat gelagat Bella seperti orang dikejar makhluk tak kasat mata. B

