"Mengapa kamu selalu menjadi malaikat tak bersayap untukku?" -Akilla Ainina Gardiawan- °°°°°°°°°° Semua orang sudah lelah mencari Killa semalaman suntuk, kecuali Barra. Matanya tampak memerah bak zombie hidup yang ingin memakan manusia. Tidak ada yang berani mendekat ke arah Barra, kecuali Atta. Sedangkan, Vei terus saja menangis dalam pelukan Alicia. Gardiawan dan Stella baru tiba di Bogor saat matahari sudah memunculkan dirinya. Raut wajahnya sama khawatirnya seperti Atta dan yang lainnya. Gardiawan dan Atta sibuk mengobrol dari hati ke hati dengan kepala polisi yang sudah dikerahkan di sana. Beberapa anggota polisi lain masih terus melakukan pencarian di sudut-sudut hutan dan sekitar. "Akan sangat sulit untuk menemukan korban karena pelaku tak meninggalkan jejak sedikit pun," kata

