"Kehidupan bak di negeri dongeng yang selalu aku damba. Lalu, saat aku membuka kedua bola mataku, aku menyadari bahwa itu hanyalah ilusi semata. Kelembutanmu masih sulit untuk kuraih. Kasih sayangmu enggan tercurah untukku. Dan... aku paling mengerti bahwa aku ini yang paling tak berarti untukmu." -Akilla Ainina Gardiawan- °°°°°°°°°° Killa tertawa pelan. Bibirnya menyunggingkan senyum pahit. Namun, hatinya terluka parah. Bayangkan saja, kemarin pernikahan mereka. Ya, pernikahan serba dadakan dan super mewah itu telah usai dilangsungkan dengan biaya yang entah berapa ratus juta berhamburan begitu saja hanya untuk satu hari. Killa pikir, kehidupannya akan berbeda setelah ijab kabul itu. Setelah pernikahan itu ada. Ia pikir, di saat bangun dan saat akan terlelap Killa bisa menatap waj

