•Kiamat Kecil•

1201 Kata

"Mengapa selalu ada sedih di saat kurasa bahagia itu nyata?" -Akilla Ainina Gardiawan- °°°°°°°°°° Ponsel Killa berdering nyaring. Barra pun mengambil ponsel itu yang terletak di atas nakas dan segera memberikannya pada Killa. Ada rona bahagia yang membara di kedua pipinya kala mengetahui siapa penelepon itu. "Papa?" Killa tidak tahu, mengapa akhir-akhir ini papanya itu sering meneleponnya? "Killa, Putri Papa... kamu baik-baik aja, 'kan?" "Papa, sakit? Kenapa suara Papa berubah?" "Enggak. Papa baik-baik aja. Gimana Barra sama kamu? Apa dia nyakitin kamu?" Killa melirik Barra sebentar lalu menggeleng. "Barra baik sama aku. Papa kenapa dari kemarin tanya itu terus?" Kemarin, Gardiawan juga menanyakan hal itu pada Killa. "Papa, sakit, ya?" tanya Killa khawatir. "Enggak, Sayang. Papa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN