Kisah Orang Tua Justin

1020 Kata

Aku segera merubah posisi tidurku menjadi posisi duduk di ranjang yang aku tempati ini. Kusandarkan kepala, sambil memperhatikan opah Carlos yang nampak menuang air di gelas. “Minum dulu, Nak. Buka mulutnya!” ucap opah Carlos dengan lembut, sambil menyodorkan segelas air minum untuk membantuku meminumnya. Aku mengikuti ucapannya dengan patuh, sambil meneguk sedikit minuman yang diberikannya. “Sudah, Opah! Terima kasih,” ucapku menahan gelas yang dipegangnya. “Kok, sedikit sekali minumnya, Nak? Memangnya kamu tidak haus, huem?” tanya opah Carlos yang nampak terlihat begitu khawatir kepadaku. Sebenarnya tenggorokanku memang merasakan haus yang teramat sangat. Namun, aku sedikit malu kalau harus dibantu minum seperti ini. “Eeem, biar Areta yang minum sendiri, Opah,” ucapku sedikit canggu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN