Dirawat Intensive

1194 Kata

Aku bergegas ke luar dari kamar, setelah melihat berita dari sosial media. Aku harus nekad pergi ke rumah sakit sekarang juga, meskipun kata opah Carlos, ada banyak musuh di luar sana yang menginginkan nyawaku. Netraku mengintai sekeliling ruangan, yang dijaga ketat oleh para pengawal. Aku berpura-pura jalan santai di hadapan mereka, agar tidak mengundang rasa curiga. “Permisi, Nona Areta. Nona Areta, sedang apa di sini?” sapa salah satu pengawal yang mendekatiku ketika aku sedang berdiri di dekat pintu utama. Sontak aku menoleh sambil meringis salah tingkah. “Eem, aku sedang menunggu Opah Carlos, Pak. Sudah sore begini, beliau belum juga kembali. Kira-kira, Bapak tahu tidak, Opah Carlos pergi ke mana?” Pengawal itu nampak terdiam sambil netranya nampak memperhatikan penampilanku dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN