Prilly masuk ke kamar dan mengunci pintu kamarnya, dan mematikan lampu kamarnya. Prilly terduduk dan memeluk lututnya dan menundukkan kepalanya terdengar isakan kepedihan keluar dari mulut prilly. "kenapa tuhan kenapa kau hadirkan dia. Kenapa dia harus datang kalau hanya menumbuhkan kembali luka dihati ini, kedatangannya membuat harapan, impianku dengan digo yang sudah aku kubur dan aku tutupi rapat-rapat kini muncul lagi tetapi seketika harapan itu hancur saat tau dia bukan digo,,,hikzzzz" sahut prilly sesegukan dalam isakannya "luka ini datang lagi, perih ini terasa lagi. Dan apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku harus bagaimana sekarang? Aku bener-bener gak sanggup lagi...hikzzzz" prilly terus terisak dalam kegelapan Flashback "hai honey" ujar prilly baru datang dan memeluk digo d

