Prilly mengantar ali untuk melakukan terapi pertamanya dirumah sakit. Setelah diperiksa ali mulai melakukan terapi berjalan sedikit demi sedikit dan menganyunkan kakinya perlahan-lahan untuk melangkah satu sampai dua langkah. Dengan sedikit menahan sakit ali mampu melakukan satu langkah, dan saat melakukan langkah kedua ali kehilangan keseimbangan tetapi prilly langsung merangkul lengan dan bahu ali untuk menahannya dan membuat kedua mata ali dan prilly bertemu dan saling menatap untuk beberapa saat. Terapipun selesai, ali dan prillypun kembali kedalam mobil. "Sekarang mau kemana lagi, tuan?" Tanya sopir pribadi ali "kita ke kantor pa" sahut ali "mau ngapain?" Tanya prilly mengernyitkan dahinya "ada yang harus aku kerjakan, bie. Evan gak bisa ngehandlenya, lagian aku udah lama juga ga

