Episode 17

1512 Kata

Aku tak akan berhenti menemani dan menyayangimu hingga matahari tak terbit lagi bahkan bila aku mati ku kan berdoa pada Ilahi tuk satukan kami di surga nanti Alunan lagu itu slalu terngiang ditelinga prilly yang kini sedang menatap kalung kerang yang pernah digo berikan padanya dengan airmata yang terus mengalir membasahi pipi. Dan bayangan-bayangan saat digo kecelakaan terus berputar diotak seperti film yang sedang diputar. Dari pintu mama dan papa melihatnya dengan sangat iba dan mama ikut menangis melihatnya. "kita harus apa sekarang pa? mama gak sanggup liat keadaan putrid kita satu-satunya seperti itu," sahut mama menangis dan papa merangkulnya "papa juga tidak tau mah, tapi mungkin setelah selesai uas papa akan mengirimnya kesingapura bersama teman-temannya mungkin dengan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN