Kalila datang ke kantor sang suami setelah mengantar Nawa ke restoran tempat Eithan membuat kejutan. Nasi goreng babat pesanan sang suami dimasaknya sendiri. Karena penjual langganannya sedang tidak berjualan. Jika membeli di tempat lain dia takut tidak cocok dengan lidah suaminya. Hari ini suasana hatinya sedang bahagia. Pagi tadi berhasil menghancurkan keangkuhan Viona dan sore harinya menemukan dress yang sangat cantik untuk dipakai sahabatnya. “Sayang— kenapa senyum-senyum terus dari tadi? Ada yang aneh di wajahku ya.” Elard mengambil ponselnya, lalu membuka kamera untuk melihat wajahnya. “Aku tuh lagi bahagia. Bukan karena di wajah Mas ada sesuatu,” ujar Kalila. “Apa aku melewatkan sesuatu?” Sebelum menjawab Kalila menyuapkan nasi goreng pada sang suami. Sudah piring ke dua E

