Tanpa mengatakan apapun, gadis itu kembali masuk ke dalam kamarnya. Dia tidak jadi mengambil minum dan makanan. Sedangkan orang-orang yang berada di ruang tamu pun terdiam melihat sikap Stela yang seperti itu, termasuk juga Mamanya. "Maaf. Mungkin Stela sedang tidak enak badan, makanya seperti itu." Ujar Mamanya. Stela yang berada di kamar pun akhirnya duduk di atas kasur dan hanya diam. Dia merangkul kedua kakinya, lalu bergumam, "Dia. Wanita itu. Wanita yang ada di mimpiku. Wanita yang menampar Adele ketika dia bersama dengan Arzan." Tiba-tiba Mamanya masuk ke dalam kamar Stela, dan bicara dengan putrinya itu. "Stela. Ada apa sayang? Kenapa sikap kamu seperti itu pada Bibimu?" tanya Mamanya "Dia ... Dia ... Bibi Stela?" ujar Stela "Iya, sayang. Dia Bibi Lily. Dulu kamu pernah

