22. Terjebak di Kamar Mantan

1002 Kata

"Duh, gawat! Nih anak pake mabok segala lagi. Udah tahu nggak kuat minum malah minum banyak." Nadia menggerutu ketika dilihatnya Saira bersandar di sofa dengan matanya yang berada di antara menutup dan terbuka. J Tiba-tiba saja Gara datang dan duduk di samping Saira. Ia mengamati wajah mantannya itu yang sudah memerah.  "Ga, boleh anterin Saira pulang, nggak?" tanya Nadia. "Iya, ini juga mau nganter pulang." Gara memang bermaksud ingin mengantar Saira. Dia nggak mau malah orang lain yang mengambil alih, apalagi kalau itu laki-laki lain. Bukannya dibawa pulang, malah dimacem-macemin nanti. Kalau sama Gara mah, sudah aman dan terpercaya. "Eh, tapi jangan anterin ke rumahnya. Nanti bokapnya ngamuk kalau liat Saira teler gini." Betul juga. Apalagi di mata orang tuanya, Saira itu anak ali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN