Mereka telah sampai di apartemen Dewa. Sarah masih terdiam di pelukan ma, suara tangisan wanita itu sudah tidak terdengar lagi. Pak Hasan sudah keluar dari mobil meninggalkan Dewa dan Sarah berduaan di dalam mobil. "Ara, kita sudah sampai," ucap Dewa lembut. Sarah menegakkan tubuhnya dan terlihat bingung karena tidak berada di daerah yg dikenalnya. "Kita di mana ?" Tanya Sarah bingung. "Kita di apartemen aku Ra," sahut Dewa. "Kenapa ke sini Wa, antarkan aku pulang." "Kamu mau aku mengantarkan kamu pulang dengan keadaan seperti ini. Bagaimana perasaan orang tua kamu kalau melihat kamu begini Ra." Sarah terdiam mendengar perkataan Dewa. Apa yang dikatakan oleh pria itu benar adanya. Kalau Mamanya melihat Sarah pulang dengan keadaan begini bisa-bisa beliau shock dan darah tinggi bisa

