Dewa berangkat kerja dengan hati senang dan bersemangat karena hari ini Sarah akan mulai bekerja menjadi asisten pribadinya. Pria itu tahu apa yang dilakukannya menyalahi aturan karena menggunakan kekuasaan sebagai CEO untuk mendapatkan keinginannya tetapi hanya dengan ini dirinya bisa lebih dekat dengan Sarah. "Bapak kelihatannya hari ini senang sekali ," ucap Hasan sopir Dewa. "Iya Pak, hari ini adalah hari istimewa," sahut Dewa senang. Sementara itu Sarah berangkat kerja dengan berat hati. Ingin rasanya wanita itu mengundurkan diri dari pekerjaannya tetapi mengingat ancaman yang dikatakan oleh Dewa membuat wanita itu tidak berani melakukannya. Setelah sampai ke kantor, di lobi Sarah bertemu dengan Dito. Pria itu tersenyum lebar ketika melihat Sarah. "Sar, mas baru dengar kalau mu

