Sarah baru saja selesai menerima telepon dari sekretaris CEO. Wanita itu menghela napas panjang. Barusan saja sekretaris Dewa memberitahu kalau Anton bosnya di ajak ikut meeting pas jam makan siang. Sarah cuma berharap agar dirinya bisa tidak ikut dalam meeting nanti siang agar tidak perlu bertemu dengan Dewa. Wanita itu segera beranjak menuju ke ruangan Anton bosnya. Setelah mengetuk pintu. Sarah segera masuk dan mendapati Anton sedang sibuk dengan berkas-berkas . "Ada apa Sar ?,". "Tadi mbak Dewi telpon kalau Bapak disuruh menemani Pak Dewa, eh.. maksudnya Pak Tama untuk meeting dengan perusahaan Semesta, jam makan siang nanti ," ucap Sarah. Tadi Sarah salah menyebutkan nama Dewa karena kalau di kantor pria itu biasa dipanggil Tama. Hanya Sarah yang memanggil pria itu Dewa. Panggilan

