#Almeira Saat sarapan masih berlangsung aku bilang pada Ayah kalau ada sesuatu hal yang ingin disampaikan. Dan begini reaksi Ayah. “Nggak bisa ditunda sampai Ayah kembali ke Jakarta besok lusa?” jawab Ayah. “Aira takut lupa, Yah.” Akhirnya Ayah mengalah dan mau meluangkan waktu sebelum berangkat untuk mendengar segala hal yang ingin aku sampaikan padanya pagi ini. Aku berusaha memanfaatkan waktu yang ada dengan mengurangi kalimat-kalimat yang aku rasa nggak perlu disampaikan. Dan di sinilah aku, Ayah dan Ibu berada kini. Di ruangan tempat tadi aku menonton televisi dengan televisi dalam keadaan mati tentunya. Aku dengar tadi ayah sudah menghubungi sopir kantornya, menyampaikan kalau berangkat ke Boyolali agak siangan karena masih ada urusan yang harus Ayah kerjakan. “Jadi gini,

