Lexington, Manhattan, New York City Senin. 5 Maret 2018 - Dua bulan rasanya berlalu begitu cepat, tapi aku tidak pernah bisa melupakan setiap detik yang kulalui di dalamnya. Aku masih bisa merasakan ruangan kedap dengan lantai yang dingin tempat dimana polisi menahanku. Aku masih mengingat sejumlah pertanyaan yang mereka ajukan padaku sebelum sidang. Aku tidak ingat apa aku menjawab semuanya, aku masih kebingungan, aku ketakutan. Satu bulan sebelum sidang digelar, seorang pria bernama Mark mendatangiku. Dia mengatakan bahwa dirinya akan menjadi jaksa pembelaku. Dia mulai bertanya banyak hal, dan aku menceritakan semuanya, kejadian sebenarnya yang kualami. Aku tidak tahu apa itu akan membawaku pada kebebasan, aku tidak bersalah, aku tidak membunuh siapapun, tapi itu tidak penting lag
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


