*Louis* Hari ini aku begitu senang ternyata rumah tangga yang tidak aku harapkan dulu terasa manis sekarang. Rasanya aku hanya ingin berlama-lama di rumah bersamanya menghabiskan waktu berdua. 'Sayang' beberapa kali dia memanggilku sayang hari ini dan itu sebuah kemajuan besar dari sekian lama dia bersikap dingin dan cuek padaku. Perlahan dia menerimaku dan secepatnya melupakan pria itu. Ah ya, pria itu -- pria yang dicintainya mengalami tabrakkan 3 bulan yang lalu setelah pulang dari rumahku dan saat ini pria itu masih dirawat inap meski sudah sadar. Aku ragu untuk memberitahunya, karena dia pasti ingin menemuinya dan pasti menyalahkan aku atas segala yang terjadi. Sejak kejadian itu dia tidak pernah tahu berita apa pun baik dari televisi maupun surat kabar bahkan ponsel pun tidak

