Dewi bernapas pelan. Karena semua orang sudah terlanjur tahu, dia tak mungkin menutupi fakta kegugurannya lagi. Dia kemudian mendongak, menatap suaminya yang masih menunggunya berbicara. “Iya, aku keguguran,” terang Dewi, membenarkan informasi yang Silla beberkan. “Jadi selama ini kamu belum kasih tahu Kak Harris tentang keguguranmu?” tanya Silla, perempuan itu tampak kaget. “Kenapa kamu enggak kasih tahu aku, Sayang?” Harris kembali bersuara. “Aku bukannya enggak mau kasih tahu kamu, Mas. Waktu itu kamu pulang malem, dan karena kamu kecapean, jadi aku diem aja. Terus kamu sakit, mana mungkin aku ungkap kondisi aku di saat kamu sendiri lagi enggak baik-baik aja,” terang Dewi. Harris menghela napasnya berat. Dia tak bisa menyalahkan Dewi yang menyembunyikan masalah keguguran itu dari

