Cuaca hari ini lumayan tak bersahabat, meskipun jam sudah menunjukkan pukul setengah tiga sora tapi matahi enggan menunjukkan dirinya dan memilih untuk bersembunyi di balik awan kelabu yang tengah menangis. Disebuah cafe yang tampak lenggang, dengan lantunan lagu yang tampak pas dengan suasana dingin sore ini. Disana, seorang gadis berambut sepinggang yang tengah duduk disalah satu meja paling pojok sebuah kafe itu tersenyum kecil dengan jari-jarinya yang menari di papan kyeboard sebuah laptop yang sedang ia gunakan. Tangan kanannya mengambil sebuah kopi hangat yang sudah ia pesan beberapa menit yang lalu. Menatap kaca jendala yang berada tepat disampingnya, tetesan air hujan yang terlihat sangat deras membuat gadis itu tersenyum tipis sebelum kembali menyeruput kopi mili
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


