Batin dan raganya sempurna

1088 Kata

Kadang apa yang terjadi tak bisa masuk di akal logika kita , namun yang terjadi itulah yang sebenarnya. Perlu beberapa saat Sinta mencerna kata-kata Briyan. Bekerja beberapa bulan, mobil , dan sekarang ,,,, oh tidak Sinta terlalu capek untuk mengurutkan rangkaian cerita hidup Briyan. Mungkin masih ada cerita yang bisa membuat dia lebih tambah bingung lagi. “ Oh ok,,, langsung saja, Mas Briyan ada apa ngajak kita ketemuan disini?” Masih dengan santai sambil memakan camilan kentangnya. “ Emmm,,, Apa kamu tidak memikirkan permintaan ibumu sewaktu di mobil waktu itu?” setelah menghela napas panjang, Briyan Memberanikan diri membahas apa yang menjadi beban pikirannya selama seminggu ini. “ Permintaan?” Sinta mengingat ingat lagi apa yang ibunya katakan, jujur selama ini Sinta tidak mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN