Seorang bayi perempuan dengan pipi bakpaonya sedang tidur dengan nyenyaknya di sebuah bok bayi yang telah disiapkan disisi tempat tidur kedua orang tuanya , tak perduli dengan suara gaduh yang meengelegar di kamar tersebut. Berkumpulnya dua keluarga menjadikan rumah ini berasa pasar dengan ibu-ibu yang menawar barang dari harga terendah. Sesekali Ajenk melihat anaknya yang masih pulas sambil tersenyum, buah hatinya ini nampak tenang dan damai sesekali dia nampak mengeyot bibirnya sendiri seakan dia sedang menyusu. “ mendengar suara bayi di rumah itu pasti menyenangkan ya” ditengah obrolan Bu Safitri tiba-tiba berkata demikian , semua yang mendengar seketika terdiam terutama Ana dan Raka yang mengerti akan perkataan sang ibu itu sebagai kode bagi mereka. “ Iya mbakyu pasti menyenangkan

