Perjalanan menuju Jakarta kali ini terasa begitu cepat , sehingga Raka tidak menyadari jika sebentar lagi mereka akan segera sampai di rumah Adel yang kini telah ditempati Pak Nugroho dan Bu Rina. Dalam perjalanan panjang yang terasa sangat pendek itu dipenuhi dengan canda dan keromantisan hingga jarum jam yang berputar terasa cepat . “ Sayang kita makan dulu ya, sebentar lagi kita sampai “ “ Kalau sebentar lagi sampai kenapa nggak makan di rumah aja mas? Mas laper banget?” tanya Ana bingung. “ Bukan gitu sih, tapi nanti setelah sampai di rumah aku yakin kita nggak bisa berduaan seperti ini lagi” Raka mencium punggung tangan Ana berkali – kali wajahnya terlihat sedih mengatakannya. “ Ya ampun mas, sekarang kita Kan dekat bisa sewaktu-waktu bertemu juga kan” “ Iya sih , tapi aku

