Setelah seharian bersama, sekarang ini mobil tyaga sudah berhenti tepat didepan rumah bianca. “Aku pulang dulu.” pamit bianca. “...” tyaga hanya diam saja. Lalu saat bianca sudah membuka pintu tiba - tiba tyaga menarik pergelangan tangannya. “Apa ?” “Aku akan menjemputmu setiap hari, bi.” “Nggak usah.” “Kenapa ?” “Karena semua kelasku dimulai pagi. Dan aku yakin jika berangkat bersamamu akan telat.” jawab bianca terakhir kali sambil menarik tangan dan keluar dari mobil tyaga. Sedangkan tyaga hanya diam saja sambil memandangi punggung bianca yang mulai menjauh dari pandangannya. Setelah bianca masuk, tyaga langsung menjalankan mobilnya kembali kerumah. Perjalanan tyaga dari rumah bianca menuju ke rumahnya cukup lama, hampir sembilan puluh menit dia habiskan di jalan ditemani kemace

