“Kehilangan bianca dan mendapatkan bianca.” kata - kata tyaga membuat kedua sahabatnya menahan nafas. Tak disangka dari banyaknya kejadian yang terjadi dalam hidupnya dia malah memilih hal itu. Vero dan fareta saling melihat, sedangkan bianca sedang melihat wajah tyaga yang sedang menatap kosong gelas di tangannya. “Baiklah, kita lanjutkan.” kata - kata vero memecahkan keheningan diantara mereka. “Tunggu!!” kata tyaga sambil menahan botol yang akan diputar oleh vero. Bianca yang sejak tadi terlihat tenang dengan wajah datar kembali memperhatikan wajah tyaga. Perubahan apa yang terjadi pada pria itu. “Kau tidak ingin mengetahui alasannya, bi ?” tanya tyaga pada bianca. “Nggak perlu. Ini hanya permainan dan jangan terlalu serius.” jawaban bianca kali ini menarik perhatian fareta. Entah

