"Tristan hanya membaca pesanku saja, dia tidak membalas apapun," ujar Ervand menatap layar ponselnya. Agrin diam seribu bahasa, ia tak ingin mendengar apa lagi menjawab ucapan Ervand. Waiters yang mengantar pesanan mereka pun adalah orang lain bukanlah Adit, Agrin menghela nafasnya karena akhirnya Ervand tidak akan mengganggu Adit lagi. Setelah menikmati makan siang, Ervand mengantar Agrin pulang ke kediaman Darmayudha. ~~~ Brak ... Tristan membanting ponsel miliknya ke lantai setelah mendapat pesan dari Ervand, wajahnya memerah dengan tangan mengepal kuat. "Sial!" pekiknya. Tok... tok... tok... Suara ketukan pintu terdengar, Rey tanpa basa-basi membuka pintu ruangan Tristan seperti biasanya. Rey terbelalak kaget saat mendapati Tristan dengan ponsel yang hancur remuk di l

