Bab 27. Majarani Diculik Anak Buah Satya

1668 Kata

Setelah sarapan, Majarani pergi ke halaman belakang rumahnya untuk menyiram bunga-bunga yang mulai tumbuh. "Wah, cepat sekali tumbuhnya, perasaan baru dua hari di tanam, musim hujan membuat bunga cepat bersemi," ucap Majarani seraya menyiramkan air ke bunga-bunga yang mulai tumbuh. "Tumbuh tinggi dan berbunga yang indah ya, aku suka bunga," ucap Majarani sambil tersenyum dan menyiram seluruh tanamannya yang sudah bersemi. Beberapa saat kemudian, Majarani kembali masuk ke dalam rumah, gadis itu hendak berbenah sebelum Liam datang menjemputnya. Beberapa saat kemudian, Majarani keluar dari rumahnya sambil membawa tas selempang kala ia mendengar suara motor seseorang. "Dah siap?" tanya pria berkemeja putih seraya turun dari motornya. "Sudah nih, oh iya, kamu nggak kerja?" tanya Majarani

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN