Bab 40. Jebakan

1724 Kata

Tak beberapa lama kemudian, Jeffry kembali dengan membawa dua alat lukis. "Ini, alat lukisnya, Mas, Non!" ucap Jeffry. "Tolong siapkan di bawah pohon itu!" pinta Arsen seraya menunjuk ke arah pohon bunga sepatu yang berada tak jauh dari sana. Jeffry pun segera pergi ke arah sana dan mempersiapkan semuanya bersama dengan Jack. "Kalia mau melukis?" tanya Richo. "Iya, Kak," jawab Majarani. "Baiklah, kakak di sini saja, Maja. Kamu melukis lah!" ucap Richo. "Ya sudah, Kak. Maja pergi ya?!" jawab Majarani yang kemudian segera pergi ke tempat lukisnya untuk mulai melukis. Setelah tiba, Majarani dan Arsen duduk di kursi dan mulai melukis dengan media kanvas. "Mau melukis apa kamu?" tanya Arsen pada Majarani. "Enggak boleh nyontek ya?!" jawab Majarani. "Siapa juga yang mau nyontek, bagus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN