"Ma, Papa vidio call, sini, Ma." Naura terlihat senang. Arum tersenyum dan masih membantu Bu Fatma menyiapkan sarapan. "Mama sibuk sayang. Salam saja ya sama, Papa." Terdengar jelas di pendengaran Arumi ucapan selamat pagi juga suara lembut yang sangat ia rindukan. [Yah gak asyik nih, Mama lagi sibuk, Pa, lagi menyiapkan sarapan.] Ponsel milik Naura diarahlan ke arah Arumi, ia tersenyum sambil melambaikan tangan ke arah ponsel Naura. 'Aku benci wajah itu. Wajah yang selalu membuatku rindu' bisik Arum dalam hati. [Pa, mana, Om Angga? Hari ini Papa lagi gak kerja?] [Masih mandi, sayang. Gak libur hari ini] [Pa, Naura rindu] Setetes bulir bening keluar dari wajah Naura. [Papa, juga rindu sayang. Sabar ya. Salam buat, Tante Rum dan Eyang ya.] [Iya, Papa] Arumi hanya tersenyum

