Aldo tentu saja terkejut ketika mendengar cerita dari Jihan. Dia tidak menyangka bahwa Jihan akan mengalami nasib malang seperti itu. Jihan menangis ketika menceritakan masalalu kelamnya. Jihan tidak pernah mau bercerita tentang masalalunya karena dia tidak mau membuka rasa sakitnya kembali. Kehilangan orang yang paling dia sayang bukanlah hal yang mudah. Bahkan saat dia masuk kedalam rumahnya dia sering berhenti di depan pintu rumahnya. Kenangannya tentang Abang sepupunya yang di bunuh di depan pintu rumahnya sering teringat di kepalanya. "Berati kamu suka sama Abang kamu sendiri?" Tanya Aldo yang sudah berjongkok di depan Jihan yang sedang duduk di atas kursi roda. Jihan menganggukkan kepalanya. "Aku tidak pernah suka dengan siapapun kecuali Bang Leon. Karena hanya bang Leon yang selal

