"Zid, tidur sini kenapa sih kamu. Tengah malam mau pulang. Nanti Gavin bangun nyariin kamu lagi." Rafi menyuruh Zidan untuk tidur di rumahnya karena anaknya yang kecil itu setelah bangun tidur pasti mencari Zidan. Dia pasti akan menangis jika tidak ada Zidan di rumahnya. "Besok aku kerja, Om." Zidan tersenyum kepada Om dan tantenya. Kemudian dia bersalaman pamit kepada mereka. "Kalau gitu hati-hati ya, Zid. Tante jadi gak tenang kamu pulang tengah malam begini. Nanti kalau kamu ngantuk pinggirin dulu mobilnya, jangan jalan terus." Mutiara menatap wajah Zidan khawatir. Ini udah pukul 00.00. Tadi saat Zidan mau pulang, Gavin Menangis kencang dan menyuruhnya tetap tinggal disini dan bermain tembak-tembakan air bersamanya. Zidan yang memang terlalu sayang dengan Gavin tidak tega untuk meno

