Clarissa melambaikan tangannya begitu dirinya melihat Keenan tengah berjalan bersama teman-temannya di koridor sekolah, dan yang berjalan berdampingan dengan bocah laki-laki itu adalah Adhis, sahabat perempuannya. "Assalamualaikum aunty!" Salam Keenan begitu dirinya berada di depan Clarissa, dan tidak lupa bocah laki-laki itu pun menyalimi punggung tangan auntynya, di ikuti oleh Adhis juga. "Waalaikumsalam gantengnya aunty!" Ujar Clarissa. "Hai Adhisti!" Sapa Clarissa kala dirinya melihat anak perempuan di samping keponakannya, yang dia ketahui sebagai teman terdekat dari ponakannya ini. Clarissa pun mengetahui Adhis sebagai teman terdekat Keenan kala dirinya sering mengantar, jemput sang keponakan, menggantikan Mayang ketika wanita paruh baya itu tidak bisa mengantar atau menjemput cuc

