Pasar Malam

1990 Kata

Sampai sore datang, Dira masih tetap berada di tempat kerja Azka itu. Menemaninya di ruangan itu tentu tak membuatnya rasa bosan baginya. Tentu dia tak akan mengganggu pria itu yang sedang bekerja, aktivitasnya di dalam sana hanya berkeliling ruangan yang luas itu atau membaca buku. Tepat di belakang kursi Azka, terdapat sebuah rak buku yang penuh dengan buku-buku non-fiksi. Semuanya tentang ekonomi dan bisnis, buku-buku yang tak pernah Dira temui lagi setelah dia wisuda dan kali ini dia membaca, menambah ilmu nya itu. Selain melakukan kegiatan tersebut, Dira bisa menikmati pemandangan Kota Jakarta dari jendela besar yang ada di ruangan sana dengan ditemani oleh secangkir teh hangat. Bahkan, Dira bisa melihat matahari yang tenggelam dari sana. Tentu saja dia tak akan melewatkan momen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN