"Bas... Udah sebulan kamu nggak bangun. Kamu bangun ya sayang... Aku nggak sanggup lagi Bas..." Bintang berkata dengan lirih dan mengusap wajah Bastian dengan lembut. Sebulan lamanya Bintang menunggu, sebulan lamanya hidupnya seakan mayat hidup. Bintang tidak dapat melanjutkan pekerjaannya karena ia mengalami depresi. Ia bahkan di rawat selama dua minggu karena kondisi tubuhnya yang terus memburuk. Bintang tidak makan, tidak tidur dan tidak bisa melakukan apapun. Dunianya seakan runtuh dalam sekejap, ia baru tahu betapa perih sebuah perasaan bernama penyesalan. "Sampai kapan lo mau begini Bee?" Patricia mengalungkan tangannya pada leher Bintang dan memeluk sahabatnya itu dari belakang. "Sampe Bastian bangun..." "Lo nggak bisa di sini terus-terusan, Bee... Lo nggak bisa nyiksa diri lo k

