Bab 17

1219 Kata

Aslan menatap sang anak dengan tatapan tak terbaca. Putranya telah memasuki usia tiga bulan, seharusnya Alan sudah bisa merespon gerak seseorang di hadapannya. Namun bayi tersebut sama sekali tak pernah merespon kehadiran siapapun di dekatnya. "Mungkin saja pertumbuhannya sedikit melambat. Jangan terlalu di ambil pikiran. Setiap bayi perkembangannya berbeda-beda." Nasihat mama Lita pada Aslan yang terus saja mengeluhkan kondisi sang anak, yang hanya bisa menatap satu arah saat kedua matanya terbuka. "Tapi ma, lima hari lagi Alan berusia tiga bulan. Aku ingat Ryu, bahkan baru dua bulan saja sudah bisa merespon dengan baik saat kita mengajaknya bercanda." Sanggah Aslan masih kukuh pada pemikirannya. "Jangan bandingkan Alan dengan anakmu itu, Aslan. Mama tidak suka!" Sentak mama Lita menat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN