Hasna memperhatikan Fayez dengan penuh makna, suaminya itu masih belum mengatakan apapun perihal Zahra dan Uminya, ataukah Zahra yang berbohong? “Ada apa, sayang? Apa yang kamu pikirkan?” Tanya Fayez yang menyadari tatapan Hasna kepadanya, wajah wanita itu terlihat memikirkan sesuatu. Hasna tersentak dan menyunggingkan senyumnya walau perasaannya campur aduk. Hasna ingin terus terang tentang pesan yang dikirimkan Zahra, namun suara dering telepon Fayez membuat Hasna mengurungkan niatnya. “Waalaikumsalam, Umi. Iya … Ini Fayez mau ke sana.” Itu suara Fayez yang menjawab panggilan telepon yang Hasna tebak adalah Umi Ainun. Jadi apa yang diucapkan Zahra adalah benar? Ada apa ini sebenarnya? Bukankah kemaren Mas Fayez mengatakan tidak akan poligami? Lalu kenapa semuanya berkaitan seolah

