Zahra's Story : Bab 6 | Hati yang Bersedih

1644 Kata

Perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi yang membutuhkan waktu sekitar enam jam membuat Zahra merasa sangat lelah, padahal dia hanya duduk dan Fatih yang full menyetir. Wajah Zahra sudah pucat dan itu membuat Fatih merasa khawatir begitu mereka tiba di villa. Dia mengusap lembut wajah Zahra dan mengecek suhu tubuh Zahra. Dia merasa jika akhir-akhir ini Zahra semakin pucat tanpa ada sebabnya. “Sayang … Kamu pucat sekali. Kita ke rumah sakit ya? Apa yang kamu rasakan heum?” Fatih menatapnya risau, dia membelai lembut pipi Zahra. “Mas … Aku baik-baik saja. Mungkin karena perjalanan jauh dan aku merasa mual. Jangan khawatir ya. Kita akan bersenang-senang di sini. Jangan mengecewakan Aghnia. Aku juga ingin mengukir banyak kenangan indah dengan kamu dan Aghnia di sini. Aku istirahat sebenta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN