“Aku sempat melihat status Mia, tapi keburu dihapus, padahal aku sempat meninggalkan komentar di sana. Atau jangan-jangan … kamu melarangnya?” Ihsan memejamkan matanya sambil memegang dahinya, tidak menyangka bahwa kabar ini bermula dari Mia sendiri. “Lalu aku menghubungi Ami dan dia bilang Mia hamil," lanjut Dian menjelaskan. “Ya, aku berencana akan ke dokter dan memeriksa.” “Iya dong. Eh, maaf, Ihsan. Aku jadi mengganggu waktumu, aku … aku janji nggak ganggu kamu lagi. Haha.” “Ah, nggak apa-apa, kalian kapan pulang ke Jakarta?” “Sabtu ini. Aku ada janji dengan klien penting di Jakarta hari Minggu.” “Oh, oke kalo begitu, selamat bersenang-senang, Dian.” “Kamu juga! Salamku untuk Mia," ucap Dian dan panggilan pun berakhir. Ihsan menoleh ke pintu kamar dan tertegun beberapa saat, d

