Harleen POV Setelah kejadian di ruang makan waktu itu. Aku sempat mengurung diri, rasanya aku malu menemui penghuni istana. Aku memastikan perasaanku mereda barulah megani dan rosalinda menghampiriku Rosalinda berdiri di dapanku dengan tatapan matanya yang memandangku penuh keheranan.Rosalinda menyilangkan tangannya di d**a, tanpa ia berbicarapun aku sudah merasakan susana yang mengintimidasi ini. Sementara megani hanya tersenyum dan sesekali menutup mulutnya menahan agar tawa kerasnya tidak keluar. Nampak jelas ia tidak bisa menahan tawanya melihat diriku yang terlihat kaku dhujami banyak pertanyaan oleh rosalinda mengeni kejadian yang sudah berlalu itu, Rosalinda berhasil membuatku tak sanggup menatap matanya yang sinis itu. Ia pasti heran bercampur kaget akan reaksiku di ruang makan.

