Cristof masih meringis menahan sakit ketika tabib di mansionnya mengganti perban bekas luka bakar di lengannya. Setiap kali ia melihat lukanya, ia teringat akan morgan yang menghalangi dirinya merebut wanitanya. Morgan yang bertindak bak pahlawan di depan harleen, ketika seharusnya dirinyalah yang menjadi pahlawan penting dalam hidup harleen. Dendam, kesal dan kehilangan bercampur aduk kini bersarang didalam hatinya. Ia ingin memiliki harleen tanpa paksaan. Namun dinding penghalang itu kian tinggi dan terlalu tebal untuk ia runtuhkan. Apapun itu demi obsesinya untuk memiliki harleen ia rela melakukan apapun. Sekalipun harus membunuh siapapun yang menghalanginya memiliki harleen "Maaf tuan, tampaknya luka ini hanya akan mengering dan hilang perlahan. Namun bekas dari luka ini tidak akan h

