Cristof berdiri dengan tatapan sayu menatap lukisan harleen. Menghela nafas mengasihani dirinya sendiri karena hanya bisa menatap lukisan harleen. Ingin rasanya ia dan harleen bercengkrama ringan sembari meminum segelas wine. Namun hal itu hanyalah sebatas khayalan. Jenifer yang duduk di sofa,memutari keadaan sekitar ruangan itu dengan bola matanya. Ruangan itu dipenuhi lukisan harleen dengan berbagai ukuran, hanya lilin-lilin menjadi penerang ruangan, dan tidak ada jendela. Yah ruangan pribadi cristof. Entah mengapa cristof meminta dirinya untuk berbincang dengan cristof di ruangan itu, dari sekian banyak ruangan yang setidaknya lebih nyaman di mansion itu, ketimbang jenifer harus berada diruangan yang dipenuhi oleh lukisan wanita yang sangat ia benci. Mata jenifer beralih menatap crist

