Sore hari di hari yang sama, beberapa jam setelah si kembar lahir. Di dalam ruang rawat Jihan sudah ada Mama, Papa, Ibu juga Bapak serta pastinya Bian yang sejak tadi terus ada di samping Jihan. Si kembar masih di baby ward, tadi Jihan dapat waktu untuk istirahat setelah melahirkan. Dan kini waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore dan si kembar belum di antar padahal sudah jamnya menyusui. "Mas," panggil Jihan, ia terbangun. "Iyaaa? Butuh apa?" Jihan menggeleng. "Si kembar belum di anterin suster ya?" "Belum, sabar. Kenceng yaaa?" sahut Bian sambil mengusap kening Jihan. "Udah waktunya asi. Sakit nih, kenceng banget nggak enak." keluhnya karena ASI nya belun di keluarkan lagi. Hingga di menit berikutnya dua orang Suster datang membawa si kembar di dalam boxnya masing-masing masuk ke ka

