Rayuan Wanita Gila 2

1205 Kata

“Kau pusing? Aku punya minyak angin aroma terapi. Berminat?” tawar Khumaira datar nadanya. Khumaira cukup peka jika Khalid pusing kepala karena ia pun rasanya begitu. Cukup singkat debat mereka tadi, tapi efeknya menekan saraf cukup kuat. “Kutahu kau mendengar tawaran baikku, Khalid,” sapa Khumaira lebih lembut kepada sosok bergeming suaminya. Khalid lemah iman. Satu nada Khumaira menurunkan ritme suaranya, Khalid sudah meleleh saja. Benar-benar cinta telah menjebak Khalid dengan seorang wanita cerdas yang pandai memanfaatkan pesonanya. “Kalau kau sungguh peduli, kemari! Bawa minyak angin yang kau maksud lalu oleskan langsung padaku. Begitu, Khumaira.” “Oh!” Khumaira bangkit dari kursinya, berniat melakukan apa yang suaminya perintahkan. Kesal, memang ada. Namun, statusnya tak beru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN