Panggilan Cinta

1292 Kata

Langkah mereka makin dekat, masih tanpa menimbulkan suara kecuali yang berasal dari percakapan keduanya. “Abatimu bukan pria menakutkan, Khumaira. Dia pengertian, lembut dan menenangkan. Meski kami asing, Abatimu bersikap lebih daripada sekedar baik kepada Ummi,” ucap Ifa menekankan. Menurut Khumaira, calon suami pilihannya juga bukan pria menakutkan. Khalid itu pengertian. Dari pembicaraan terakhir mereka tentang hati Khumaira yang masih milik Rahman, Khumaira tahu jika Khalid memahami isi hatinya. Khalid juga lembut, mengingat tangan besarnya mampu merangkai mahkota dari bunga-bunga kecil begitu dengan rapi. Juga, Khalid bisa menenangkan. Pria itu sudah menunjukkan buktinya saat pertemuan terakhir di rumah Nenek Naraya tentang dansa yang harus mereka lakukan. “Menurut Ummi, Khalid tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN